xīn dé lǐ新德里quán qiú全球rén gōng zhì néng人工智能fēng huì峰会:xīn jì shù新技术jià gòu架构zhōng中de的lì liàng力量、shì chǎng市场yǔ与zhǔ quán主权
Dari 16 hingga 20 Februari 2026, New Delhi, India akan menjadi tuan rumah AI Impact Summit, dengan pertemuan utama pada tanggal 19 dan 20.
Para pemimpin negara dan kepala perusahaan teknologi akan berkumpul untuk membahas bagaimana kecerdasan buatan akan memengaruhi dunia.
Kecerdasan buatan bukan hanya alat; ia sama pentingnya dengan listrik dan jalan, memengaruhi keamanan nasional, ekonomi, dan hubungan internasional.
India menjadi tuan rumah karena memiliki sistem digital yang kuat seperti autentikasi identitas, pembayaran nasional, dan layanan perangkat lunak, serta ingin menghubungkan Barat dan negara berkembang.
Eropa ingin melindungi privasi dan hak melalui aturan, tetapi juga khawatir terlalu banyak aturan akan memperlambat perkembangan.
Amerika Serikat kuat dalam model besar dan investasi, tetapi juga menghadapi tekanan terkait privasi dan keamanan.
China menekankan 'kedaulatan digital', percaya bahwa setiap negara harus mengelola AI sesuai situasi mereka sendiri dan menentang beberapa negara yang secara sepihak menetapkan aturan.
KTT mungkin membahas tiga hal besar: bagaimana menetapkan standar global, bagaimana bekerja sama dalam rantai pasokan seperti chip dan pusat data, dan cerita apa yang digunakan negara untuk meyakinkan dunia.
Semua bersaing di pasar, tetapi juga mungkin bekerja sama dalam bidang kesehatan, iklim, pertanian, dan bantuan bencana.
Pertanyaan kunci terakhir adalah: siapa yang akan membuat aturan untuk kecerdasan buatan?