qù去xiàn dài huà现代化ràng让piān jiàn偏见biàn chéng变成wǔ qì武器
Masyarakat modern menghargai pengetahuan dan rasionalitas, dan juga berharap orang-orang dari berbagai etnis dan agama dapat hidup bersama.
Namun sekarang, di beberapa tempat, justru terjadi hal yang sebaliknya: orang lebih percaya pada emosi, tidak mau mendengarkan pendapat yang berbeda, dan bahkan memakai media serta bahasa politik untuk menggambarkan orang lain sebagai “orang jahat”.
Hal ini akan membuat masyarakat mundur dan prasangka menjadi semakin kuat.
Artikel ini memberi contoh Rusia, Ukraina, Israel, dan Iran untuk menunjukkan bahwa ketika sejarah disederhanakan dan bahasa dipakai untuk menyerang orang lain, diskusi yang rasional akan semakin berkurang.
Penulis juga mengatakan bahwa jika seseorang terus-menerus hanya menerima informasi negatif, ia bisa menjadi takut dan membenci suatu negara atau kelompok etnis, misalnya prasangka terhadap orang Rusia.
Prasangka seperti itu tidak hanya memengaruhi pertukaran budaya, tetapi juga dapat membuat hubungan damai antarnegara menjadi lebih sulit.
Pada akhirnya, artikel ini mengingatkan kita: jika masyarakat kehilangan pengetahuan, rasa hormat, dan rasionalitas, prasangka akan mudah dijadikan alat, sehingga menimbulkan konflik yang lebih besar, bahkan bahaya.