ā lǐ bā bā阿里巴巴qǐ sù起诉měi guó美国guó fáng bù国防部
Departemen Pertahanan AS memasukkan Alibaba dan perusahaan teknologi Tiongkok lainnya ke dalam daftar perusahaan yang terkait dengan militer Tiongkok, serta melarang militer AS membeli produk atau layanan dari perusahaan-perusahaan tersebut.
Alibaba kemudian mengajukan gugatan dengan menyatakan bahwa perusahaan itu tidak memiliki latar belakang militer dan terutama menyediakan layanan komersial, seperti belanja daring, layanan komputasi awan, dan logistik, bagi perusahaan serta konsumen biasa. Alibaba juga berpendapat bahwa keputusan tersebut tidak memiliki dasar fakta dan hukum.
Namun, Departemen Pertahanan AS berpendapat bahwa Alibaba bekerja sama dengan sejumlah perusahaan milik negara Tiongkok. Bisnisnya mencakup bidang-bidang penting seperti kecerdasan buatan, pusat data, dan penentuan posisi satelit, serta perusahaan itu juga mengembangkan alat penyensoran konten. Oleh karena itu, departemen tersebut menilai Alibaba memiliki hubungan yang erat dengan rencana pembangunan pemerintah Tiongkok.
Alibaba menanggapi bahwa semua perusahaan yang beroperasi di Tiongkok harus mematuhi hukum setempat, dan hal ini tidak dapat membuktikan bahwa suatu perusahaan terkait dengan militer.
Masalah utama dalam kasus ini adalah apakah sebuah perusahaan teknologi swasta besar dapat dianggap sebagai perusahaan yang terkait dengan militer hanya karena bekerja sama dengan pemerintah dan perusahaan milik negara.
Putusan pengadilan dapat memengaruhi kegiatan perusahaan teknologi Tiongkok lainnya di Amerika Serikat.