huì会duō多guó国yǔ yán语言yǒu zhù yú有助于yán huǎn延缓dà nǎo大脑shuāi lǎo衰老
Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa orang yang bisa berbicara dua bahasa atau lebih mengalami penuaan otak jauh lebih lambat dibandingkan dengan orang yang hanya bisa satu bahasa.
Para ilmuwan mengatakan bahwa sering menggunakan bahasa asing dapat membuat otak lebih sehat dan memperlambat proses penuaan.
Penelitian ini dilakukan di 27 negara dengan lebih dari 80.000 peserta berusia di atas 50 tahun.
Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang bisa berbicara banyak bahasa memiliki daya ingat dan kemampuan berpikir yang lebih baik, serta peluang mengalami penuaan otak setengah lebih kecil dibandingkan dengan orang yang hanya bisa satu bahasa.
Para peneliti menjelaskan bahwa belajar dan menggunakan bahasa asing seperti melatih otak.
Berkomunikasi setiap hari dengan bahasa yang berbeda dapat terus melatih otak dan membantu otak menjadi lebih aktif.
Para ahli menyarankan jika ada kesempatan belajar bahasa asing, sebaiknya gunakan lebih sering setiap hari karena sangat baik untuk kesehatan otak.
Belajar bahasa asing bukan hanya alat komunikasi, tapi juga rahasia kecil untuk menjaga otak tetap muda.
Penelitian ini menunjukkan bahwa belajar bahasa tidak mengenal batas usia, tidak hanya membantu berkomunikasi dengan dunia, tapi juga membantu kita menjaga otak tetap muda dan jauh dari penuaan.