zhōng guó中国nián qīng rén年轻人ài爱shàng上“tiào chéng yóu跳城游”
Musim gugur tahun ini, cara kaum muda Tiongkok bepergian mengalami perubahan baru.
Banyak orang mengajukan cuti sehingga dapat menyusun liburan panjang selama lebih dari sepuluh hari.
Selama liburan panjang ini, “wisata loncat kota” menjadi cara bepergian baru yang sangat populer.
Apa itu “wisata loncat kota”?
Istilah ini berasal dari “island hopping”, yaitu perjalanan mengunjungi beberapa pulau.
Kini, kaum muda menerapkan ide ini di daratan: seperti melompat dari satu tempat ke tempat lain, mereka mengunjungi beberapa kota berbeda secara berurutan dalam satu perjalanan.
Dahulu, orang biasanya hanya pergi ke satu tempat saat bepergian dan berharap waktu yang dihabiskan di perjalanan sesedikit mungkin.
Namun sekarang, banyak anak muda juga menjadikan kota tempat mereka transit pesawat atau berganti kereta sebagai tujuan wisata.
Misalnya, seseorang yang bepergian jauh dan transit pesawat di Lanzhou dapat memanfaatkan waktu singgah lebih dari sepuluh jam untuk makan semangkuk mi daging sapi dan berjalan-jalan di tepi Sungai Kuning.
Ada juga yang naik kereta cepat atau mengemudi sendiri sambil mengunjungi beberapa kota kecil di sepanjang jalan.
Data terkait menunjukkan bahwa selama liburan panjang tahun ini, jumlah wisatawan yang berencana mengunjungi dua kota atau lebih meningkat secara jelas dibandingkan tahun lalu.
Hal ini terutama karena jaringan penerbangan dan kereta cepat di Tiongkok semakin berkembang, sehingga membeli tiket dan bepergian menjadi sangat mudah.
Bagi kaum muda saat ini, perjalanan bukan hanya tentang berfoto di tempat-tempat wisata terkenal, tetapi juga tentang menikmati seluruh proses perjalanan.
Cara baru ini membuat perjalanan menjadi lebih kaya dan bebas, serta memberi lebih banyak kejutan pada setiap keberangkatan.