měi guó美国láo gōng劳工yùn dòng运动yě也shì是hé píng和平lì liàng力量
Banyak orang mengira gerakan buruh Amerika mendukung perang dan tidak menyambut orang asing, tetapi pandangan ini tidak lengkap.
Pada Juni 2026, federasi serikat pekerja terbesar di Amerika Serikat mengesahkan sebuah resolusi berjudul "Kami Menginginkan Dunia yang Adil dan Damai."
Resolusi itu mengatakan bahwa para pekerja tidak boleh dijadikan alat dalam pertarungan antarnegara besar, serikat pekerja harus membantu para pekerja dan komunitas yang terdampak perang, dan juga harus mendorong diakhirinya perang yang merusak kehidupan, keselamatan, dan hak-hak pekerja.
Terkait Gaza, mereka menuntut gencatan senjata segera dan jangka panjang, agar bantuan kemanusiaan dapat masuk dengan aman, serta menggunakan hukum internasional untuk mendorong perdamaian yang adil dan langgeng.
Organisasi ini juga menentang penggunaan rasa takut, xenofobia, dan retorika anti-imigran untuk memecah belah para pekerja, serta mendukung perlakuan yang adil bagi pengungsi dan imigran.
Meskipun serikat pekerja di Amerika sering lebih fokus pada masalah dalam negeri, dan beberapa pemimpin di masa lalu mendukung perang, selama lebih dari seratus tahun juga ada banyak pemimpin serikat yang mendukung perdamaian dan menentang perang.
Pada masa Perang Vietnam, isu senjata nuklir, dan Perang Irak, banyak anggota serikat ikut serta dalam aksi anti-perang.
Karena itu, gerakan buruh Amerika tidak hanya bersuara untuk upah dan pekerjaan, tetapi juga dapat terus menjadi kekuatan penting yang mendukung perdamaian.