bǎo hù保护yìn dù印度chuān shān jiǎ穿山甲:yǒu有“kuī jiǎ盔甲”yě也bù gòu不够
Melindungi Trenggiling India: “Baju Zirah” Saja Tidak Cukup
Trenggiling memiliki sisik keras di seluruh tubuhnya sehingga tampak seperti mengenakan baju zirah, tetapi sisik itu tidak dapat melindungi mereka dari bahaya yang dilakukan manusia.
Di India terdapat trenggiling India dan trenggiling Tiongkok.
Dari tahun 2009 hingga 2017, sekitar 6.000 trenggiling diburu secara ilegal di India.
Sebagian orang percaya bahwa sisik trenggiling dapat menyembuhkan penyakit dan membawa keberuntungan. Sebenarnya, bahan utamanya sama seperti kuku manusia dan tidak memiliki khasiat obat.
Saat ini, trenggiling adalah mamalia liar yang paling banyak diperdagangkan secara ilegal di dunia.
Kelompok kriminal juga menghubungi pembeli melalui media sosial, sehingga penyelidikan menjadi lebih sulit.
Meskipun India memiliki undang-undang perlindungan satwa liar yang ketat, mengandalkan hukum saja tidak cukup.
Organisasi konservasi, polisi, dan dinas kehutanan sedang memberantas perdagangan ilegal, dan para sukarelawan juga dapat melaporkan informasi secara daring.
Beberapa desa telah melarang perburuan dan penjualan trenggiling.
Trenggiling memakan banyak semut dan sangat penting bagi lingkungan alam.