měi zhōng guān xì美中关系chū xiàn出现xīn新shuō fǎ说法,měi guó美国xué zhě学者kàn fǎ看法bù tóng不同
Media Tiongkok belakangan ini sering menyebut “hubungan stabil strategis yang konstruktif antara Tiongkok dan Amerika Serikat,” dan menganggapnya sebagai penempatan baru bagi hubungan Tiongkok-AS di masa depan.
Tiongkok mengatakan bahwa para pemimpin kedua negara sama-sama menyetujui arah ini dan berharap hubungan menjadi lebih stabil.
Namun, Gedung Putih Amerika Serikat tidak menggunakan frasa ini, dan tetap berfokus pada isu-isu konkret seperti ekonomi, keamanan, dan Taiwan.
Sebagian cendekiawan Amerika mengatakan bahwa istilah ini bukan hal baru, melainkan lebih seperti kemasan ulang dari ungkapan Tiongkok sebelumnya.
Amerika Serikat dapat menerima gagasan “stabilitas” dan juga berharap mengurangi kesalahpahaman serta konflik, tetapi tidak akan menggunakan slogan seperti ini untuk memandu kebijakan masa depan.
Para ahli Amerika juga menilai bahwa Amerika Serikat tidak ingin dibatasi oleh pernyataan-pernyataan yang bersifat prinsip seperti ini, karena jika nanti muncul perbedaan pendapat, kata-kata tersebut bisa menjadi tekanan.
Singkatnya, Tiongkok dan Amerika Serikat sama-sama berharap hubungan tidak lepas kendali, tetapi pemahaman dan cara penggunaan frasa ini tidak sama.