wèi shén me为什么chī吃dé得qīng dàn清淡hái还huì会biàn变pàng胖?
Banyak orang memilih makan makanan ringan untuk menurunkan berat badan.
Mereka mengurangi makanan pedas dan tidak makan makanan gorengan.
Namun, banyak orang mendapati bahwa meskipun mereka makan sangat ringan, berat badan mereka tetap bertambah.
Mengapa demikian?
Para ahli menjelaskan bahwa makanan ringan tidak selalu berarti rendah kalori.
Penyebab sebenarnya berat badan bertambah adalah karena kalori yang dikonsumsi melebihi kalori yang dibakar oleh tubuh.
Dalam pola makan sehari-hari, banyak makanan yang tampak ringan sebenarnya menyimpan cukup banyak kalori.
Pertama adalah minyak yang tidak terlihat.
Banyak orang suka makan salad sayur atau hidangan sayur dingin, tetapi saus salad, minyak wijen, atau pasta wijen yang ditambahkan saat mencampurnya sebagian besar adalah lemak dan sangat tinggi kalori.
Berikutnya adalah makanan pokok dan gula.
Nasi putih dan mi memang tidak berminyak, tetapi jika dimakan terlalu banyak, keduanya juga dapat berubah menjadi lemak tubuh.
Ada juga beberapa buah yang segar dan sehat, tetapi kandungan gulanya tinggi. Makan terlalu banyak sekaligus juga dapat menyebabkan berat badan bertambah.
Selain itu, jika hanya makan sayuran dan terlalu sedikit makan daging, telur, serta produk kedelai, tubuh akan mudah merasa lapar dan kemudian justru cenderung makan lebih banyak.
Para ahli menyarankan agar pola makan sehat memperhatikan keseimbangan gizi.
Saat memasak, gunakan sesedikit mungkin minyak dan saus kental, serta makan makanan pokok dalam jumlah yang wajar.
Makanlah sedikit ikan, telur, atau daging tanpa lemak pada setiap waktu makan untuk memastikan asupan protein yang cukup.
Hanya dengan belajar memilih makanan dengan benar, Anda dapat benar-benar menjaga bentuk tubuh yang sehat dan baik.