jiǔ diàn酒店zǎo cān早餐yuè kǎ月卡wèi shén me为什么zài cì再次zǒu hóng走红?
Belakangan ini, “kartu langganan sarapan hotel” kembali menarik perhatian di banyak kota di Tiongkok.
Misalnya, di Wuhan, sebuah hotel meluncurkan kartu sarapan prasmanan selama satu bulan seharga 369 yuan.
Jika dihitung, biayanya hanya sekitar 12 yuan per hari, sehingga menarik banyak pekerja kantoran dan mahasiswa di sekitar hotel untuk membelinya.
Kartu langganan bulanan ini tidak hanya murah, tetapi juga menawarkan banyak pilihan makanan.
Setiap hari, hotel menyediakan puluhan pilihan sarapan ala Tiongkok dan Barat, sedangkan membeli satu kali sarapan secara terpisah biasanya memerlukan biaya puluhan yuan.
Sebenarnya, beberapa tahun lalu, sejumlah hotel mulai mencoba cara ini untuk menarik pelanggan.
Kini, dari hotel berbintang hingga hotel bisnis biasa, kartu langganan sarapan seperti ini semakin umum.
Bagi hotel, sarapan memang harus disiapkan setiap hari. Melayani lebih banyak warga yang tinggal di sekitar hotel tidak menambah biaya terlalu besar, sekaligus membuat lebih banyak orang mengenal layanan hotel lainnya.
Bagi anak muda, dengan uang yang kurang lebih sama dengan sarapan biasa, mereka dapat menikmati prasmanan yang lengkap di lingkungan yang nyaman, sehingga sangat menguntungkan.
Banyak orang juga membagikan pengalaman mereka di media sosial dan saling bertukar tips tentang cara memanfaatkannya dengan paling baik.
Saat ini, hotel tidak lagi hanya melayani wisatawan dari luar daerah, tetapi juga perlahan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari penduduk setempat.
Kartu langganan sarapan tidak hanya membantu hotel mendapatkan pelanggan baru, tetapi juga memberi masyarakat pilihan yang lebih terjangkau dalam kehidupan sehari-hari.