zhōng guó中国kāi shǐ开始zhí xíng执行xīn新de的chū rù jìng出入境guī dìng规定
Tiongkok mulai menerapkan peraturan baru mengenai keluar-masuk negara pada 15 September.
Peraturan tersebut mencakup pengajuan paspor, keamanan saat keluar negeri, keluar-masuk warga asing, layanan perantara, dan hal-hal lainnya.
Pemerintah mengatakan bahwa peraturan ini bertujuan melindungi keamanan nasional serta memberantas perjudian lintas batas, penipuan telekomunikasi, dan pemindahan teknologi secara ilegal.
Perjalanan wisata biasa, kunjungan keluarga, studi ke luar negeri, dan kegiatan bisnis tidak akan terdampak.
Jika pihak berwenang tidak mengizinkan seseorang meninggalkan negara, mereka harus menjelaskan alasannya secara tertulis, dan orang tersebut juga dapat mengajukan banding.
Namun, sejumlah pakar hukum dan organisasi hak asasi manusia khawatir bahwa istilah seperti “keamanan nasional” dan “keamanan teknologi” tidak cukup jelas dan dapat memberi lembaga administrasi wewenang yang lebih besar.
Mereka berpendapat bahwa tenaga profesional di bidang teknologi, pengusaha, warga Taiwan yang bekerja di Tiongkok, dan warga asing mungkin menghadapi risiko yang lebih besar.
Laporan terkait juga menyebutkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, jumlah orang yang dibatasi untuk keluar dari negara tersebut dan jumlah undang-undang terkait sama-sama meningkat.
Oleh karena itu, orang yang berencana pergi ke Tiongkok atau keluar dari Tiongkok sebaiknya memahami peraturan tersebut terlebih dahulu dan mempertimbangkan keadaan mereka dengan saksama.