nián qīng rén年轻人wèi shén me为什么ài爱qù去“gǔ zi cān tīng谷子餐厅”?
Belakangan ini di Tiongkok, jenis toko bertema yang disebut “restoran merchandise” semakin populer di kalangan anak muda.
Makanan di sana relatif mahal dan rasanya juga biasa saja, tetapi setiap hari banyak orang tetap datang khusus untuk merasakannya.
“Guzi” adalah transliterasi dari kata bahasa Inggris “goods”. Istilah ini merujuk pada barang-barang kecil yang berkaitan dengan anime, gim, atau drama televisi, seperti kartu karakter, lencana, dan pajangan akrilik.
Restoran merchandise adalah ruang khusus yang menggabungkan produk-produk tersebut dengan makanan dan minuman.
Restoran seperti ini sangat berbeda dari restoran biasa.
Misalnya, baru-baru ini sebuah restoran bertema drama televisi populer dibuka di Guangzhou, tetapi hanya beroperasi selama 43 hari.
Harga paket makanan di restoran itu sekitar 90 yuan, jauh lebih mahal daripada makanan cepat saji biasa.
Namun, asalkan memesan makanan, pelanggan bisa mendapatkan satu kartu karakter edisi terbatas.
Setelah masuk ke restoran, banyak orang tidak langsung melihat menu, melainkan mengambil foto dan mengumpulkan kartu terlebih dahulu.
Bagi banyak konsumen muda, pergi ke restoran merchandise bukan untuk “kenyang”, melainkan untuk “bersenang-senang”.
Orang-orang dapat duduk di dalam latar dari drama televisi yang mereka sukai untuk berfoto, membagikan foto di media sosial, dan berinteraksi dengan teman-teman yang memiliki minat yang sama.
Restoran bertema seperti ini biasanya berganti ke tema baru setiap beberapa bulan.
Walaupun ada yang merasa rasa makanannya biasa saja, model baru ini tetap sangat populer.
Hal ini juga menunjukkan bahwa anak muda masa kini tidak hanya peduli pada makanan itu sendiri, tetapi juga semakin bersedia membayar untuk pengalaman hidup yang menarik.