shuí谁lái来guǎn lǐ管理rén lèi人类de的xīn新rèn zhī认知jī chǔ shè shī基础设施?
Perang, perubahan iklim, dan kesenjangan telah menimbulkan banyak masalah bagi dunia, dan kini kecerdasan buatan berkembang dengan cepat.
Kecerdasan buatan bukan hanya alat baru; teknologi ini juga dapat mengubah pekerjaan, pendidikan, layanan kesehatan, ilmu pengetahuan, dan politik.
Jika dikelola dengan baik, teknologi ini dapat membantu umat manusia; jika dikelola dengan buruk, teknologi ini dapat memperparah ketimpangan dan bahkan meningkatkan risiko perang.
India mementingkan kesejahteraan semua orang, sedangkan Tiongkok mendukung negara-negara untuk bersama-sama menyusun aturan.
Banyak ilmuwan juga mengingatkan agar kecerdasan buatan tidak diberi kendali atas senjata nuklir.
Amerika Serikat lebih menekankan perkembangan teknologi, bisnis, dan keamanan nasional.
Meskipun berbagai pihak memiliki pandangan yang berbeda, mereka semua memahami bahwa kecerdasan buatan memiliki dampak yang sangat besar.
Teknologi ini mungkin menjadi infrastruktur penting bagi manusia untuk belajar, berkarya, berkomunikasi, dan mengambil keputusan, seperti jalan, jaringan listrik, dan internet.
Oleh karena itu, aturan tidak boleh ditentukan hanya oleh pemerintah, militer, atau perusahaan teknologi.
Ilmuwan, guru, pekerja, seniman, dan warga biasa juga harus ikut dalam diskusi.
Aturan di masa depan harus melindungi martabat manusia, membuka informasi penting kepada publik, mendorong berbagi pengetahuan dan kerja sama internasional, serta memastikan bahwa kecerdasan buatan melayani seluruh umat manusia.