tóng yī同一qí pán棋盘shàng上de的néng yuán能源yǔ与mào yì贸易
Energi, mineral, dan perdagangan menjadi alat persaingan antarnegara besar.
Selat Hormuz adalah jalur transportasi minyak yang penting bagi dunia.
Ketika perang memengaruhi jalannya kapal, biaya pengiriman dan harga minyak berubah, dan pabrik serta konsumen biasa di banyak negara juga terkena dampaknya.
Ketika pasokan minyak dari Timur Tengah berkurang, Tiongkok meningkatkan pembelian minyak Rusia untuk menjamin keamanan energi; Rusia pun memperoleh lebih banyak pembeli.
Pada saat yang sama, Tiongkok memiliki posisi penting dalam pengolahan dan pasokan mineral penting seperti tanah jarang.
Meskipun bahan-bahan ini tidak begitu mencolok, bahan-bahan tersebut penting untuk membuat mobil, baterai, produk elektronik, dan peralatan militer.
Karena itu, Amerika Serikat mengembangkan produksi dalam negeri, mendaur ulang bahan lama, dan mencari sumber pasokan baru.
Tindakan Amerika Serikat, Tiongkok, dan Rusia saling terkait: ketika satu negara memulai perang atau menerapkan sanksi, negara lain mungkin mengubah pembeliannya, sedangkan negara ketiga mungkin memperoleh pasar baru.
Persaingan internasional modern tidak hanya bergantung pada tentara, tetapi juga pada energi, pabrik, jalur transportasi, perdagangan, dan bahan mentah.
Perekonomian berbagai negara saling terhubung erat, dan keputusan negara besar mana pun dapat memengaruhi seluruh dunia.