měi guó美国xiàng向zhōng guó中国fǎn huán返还64 jiàn64件liú shī流失wén wù文物
Baru-baru ini, Administrasi Warisan Budaya Nasional Tiongkok menerima 64 benda cagar budaya yang hilang dan dikembalikan oleh pihak Amerika Serikat di AS.
Setelah bertahun-tahun meninggalkan tanah airnya, benda-benda cagar budaya ini akhirnya kembali ke Tiongkok dengan selamat.
Benda-benda cagar budaya yang kembali kali ini sangat berharga dan jenisnya juga beragam.
Di antaranya tidak hanya terdapat patung Buddha kuno dan patung dari gua, tetapi juga fosil dinosaurus serta fosil telur dinosaurus yang langka.
Menurut informasi, benda-benda cagar budaya ini ditemukan dan disita oleh lembaga penegak hukum AS dalam pelaksanaan tugas mereka.
Melalui upaya bersama dari lembaga terkait di kedua negara, kedua pihak akhirnya berhasil menyelesaikan pemeriksaan dan serah terima benda-benda cagar budaya tersebut.
Sebenarnya, kerja sama antara Tiongkok dan Amerika Serikat dalam perlindungan benda cagar budaya telah berlangsung selama 17 tahun.
Sejak kedua pihak menandatangani perjanjian kerja sama pada tahun 2009, pihak AS telah mengembalikan lebih dari 700 benda cagar budaya yang hilang kepada Tiongkok dalam lebih dari 20 tahap.
Di tingkat internasional, upaya untuk mendapatkan kembali benda cagar budaya yang telah hilang ke luar negeri selalu merupakan hal yang sangat sulit.
Keberhasilan pengembalian benda-benda cagar budaya kali ini menunjukkan hasil kerja sama kedua negara dalam melindungi warisan budaya.
Hal ini juga menunjukkan bahwa selama kedua pihak menjaga komunikasi dan kerja sama, mereka dapat menyelesaikan lebih banyak hal nyata bersama-sama.
Hal ini tidak hanya melindungi warisan budaya manusia yang berharga, tetapi juga membawa dampak positif bagi pertukaran budaya antara masyarakat kedua negara.