fēi zhōu非洲yòng用rén gōng zhì néng人工智能bāng zhù帮助yī liáo医疗
Di Kenya, seorang petani pergi ke klinik untuk memeriksakan diri. Dokter menggunakan ponsel dan mikroskop kecil untuk mengambil foto darah, kecerdasan buatan dengan cepat membantu memeriksa apakah dia menderita malaria.
Sekarang, banyak klinik di Kenya menggunakan teknologi baru ini.
Kecerdasan buatan juga membantu dokter melihat foto rontgen lebih cepat untuk menemukan penyakit seperti tuberkulosis dan pneumonia.
Di Rwanda, drone pengantar darah menggunakan kecerdasan buatan untuk memilih rute tercepat, sehingga pasien mendapatkan bantuan lebih cepat.
Banyak orang di Afrika sakit, tetapi dokter dan perawat tidak cukup banyak.
Kecerdasan buatan dapat membantu tenaga medis menemukan dan mengobati penyakit lebih cepat dan lebih akurat.
Misalnya, di Uganda, kecerdasan buatan membantu dokter komunitas melakukan pemeriksaan ultrasound untuk menemukan masalah pada ibu hamil dan bayi.
Kecerdasan buatan juga dapat membantu memeriksa penyakit mata dan kulit.
Meskipun kecerdasan buatan sangat berguna, ada beberapa masalah, seperti kadang-kadang terjadi kesalahan, jadi dokter tetap harus memeriksa dengan teliti.
Di masa depan, anak-anak di Afrika tidak perlu berjalan jauh untuk cepat mengetahui penyakit mereka dan mendapatkan perawatan yang lebih baik.