mèng jiā lā guó孟加拉国fú zhuāng服装chū kǒu出口lǐng xiān dì wèi领先地位miàn lín面临yā lì压力,yuè nán越南zhèng zài正在zhuī gǎn追赶
Bangladesh dan Vietnam adalah eksportir pakaian terbesar kedua dan ketiga di dunia setelah China.
Dalam beberapa tahun terakhir, Bangladesh tampil kuat di pasar Eropa dengan ekspor yang terus meningkat.
Uni Eropa adalah pasar ekspor terbesar Bangladesh; tahun lalu Bangladesh menjual pakaian senilai sekitar 19,4 miliar USD ke UE, yang merupakan 21,57% dari impor pakaian UE.
Namun, pangsa pasar Vietnam di UE juga perlahan meningkat.
Vietnam menandatangani perjanjian perdagangan bebas dengan UE, sehingga banyak barang Vietnam masuk ke UE tanpa bea, yang akan membuat Vietnam lebih kompetitif di masa depan.
Di sisi lain, di pasar AS, Vietnam lebih kuat daripada Bangladesh.
Pakaian Vietnam yang dijual ke AS sekitar dua kali lipat dari Bangladesh.
Keunggulan Vietnam bukan hanya karena ekspor lebih banyak, tetapi juga karena memproduksi pakaian bernilai tinggi dan modis, serta lebih dekat ke China, sehingga pembelian bahan baku lebih cepat dan waktu pengiriman lebih singkat.
Kecepatan sangat penting dalam industri pakaian.
Persaingan global akan semakin ketat di masa depan; Bangladesh perlu meningkatkan nilai produk dan mempercepat produksi serta pengiriman untuk mempertahankan keunggulannya.