yǔ sǎn雨伞yùn dòng运动shí十nián年hòu后,xiāng gǎng香港fā shēng发生le了shén me什么biàn huà变化?
Pada tahun 2014, banyak orang di Hong Kong turun ke jalan untuk ikut serta dalam Gerakan Payung.
Mereka berharap Hong Kong bisa memiliki lebih banyak demokrasi dan kebebasan.
Meskipun gerakan itu tidak mengubah sistem politik Hong Kong, gerakan itu membuat banyak orang Hong Kong mulai peduli pada masyarakat dan politik.
Lima tahun kemudian, pada tahun 2019, lebih banyak orang turun ke jalan untuk memprotes undang-undang baru, ingin melindungi kebebasan Hong Kong.
Kemudian, Hong Kong memiliki undang-undang keamanan nasional baru, banyak orang merasa berbicara dan berekspresi menjadi tidak bebas.
Di sekolah, guru harus mengajarkan siswa untuk mencintai negara, beberapa guru merasa hal ini kurang baik.
Di universitas, mahasiswa tidak berani membahas topik sensitif, dan organisasi mahasiswa juga dibubarkan.
Karena perubahan ini, beberapa orang Hong Kong memilih meninggalkan Hong Kong dan tinggal di negara seperti Inggris.
Namun banyak juga yang tetap tinggal di Hong Kong karena keluarga atau pekerjaan.
Sekarang, jumlah orang asing di Hong Kong berkurang, dan lebih banyak orang di jalanan berbicara bahasa Mandarin.
Dulu, Hong Kong adalah kota yang terbuka dan beragam, sekarang menjadi lebih tenang, dan aksi protes jarang terlihat.