hěn很duō多shòu guò受过gāo děng jiào yù高等教育de的rén人huí dào回到zhōng guó中国
Belakangan ini ada perubahan yang jelas: semakin banyak orang Tiongkok yang belajar dan bekerja di luar negeri kembali ke Tiongkok.
Banyak pelajar Tiongkok pergi ke Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, dan Eropa untuk belajar, tetapi kebanyakan pada akhirnya memilih kembali ke Tiongkok untuk жить dan bekerja.
Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025, lebih dari 530.000 lulusan luar negeri kembali ke Tiongkok, lebih banyak daripada tahun sebelumnya.
Banyak ilmuwan dan peneliti juga kembali ke Tiongkok dari negara-negara seperti Amerika Serikat, karena sekarang Tiongkok memiliki kondisi penelitian yang lebih baik, dana yang lebih banyak, dan banyak peluang untuk berkembang.
Tiongkok tidak hanya menyambut talenta dalam negerinya untuk kembali, tetapi juga menarik banyak pelajar asing.
Pada tahun ajaran 2024–2025, Tiongkok memiliki 380.000 mahasiswa internasional dari 191 negara dan wilayah.
Banyak pelajar merasa biaya belajar di Tiongkok relatif rendah, dan beberapa mata kuliah juga bisa diajarkan dalam bahasa Inggris.
Dengan begitu, universitas, penelitian, dan pembangunan sosial Tiongkok semuanya akan terbantu.
Bagi banyak anak muda, belajar di luar negeri dapat memperluas wawasan, tetapi kembali ke Tiongkok juga memungkinkan mereka menerapkan ilmu yang dipelajari di negara sendiri.