měi guó美国:tái wān台湾dì wèi地位hái还méi yǒu没有jué dìng决定
AS mengatakan China sengaja menggunakan dokumen Perang Dunia II untuk menekan Taiwan, tetapi dokumen-dokumen ini tidak menentukan status akhir Taiwan.
American Institute in Taiwan menyatakan bahwa China memutarbalikkan isi Deklarasi Kairo, Proklamasi Potsdam, dan Perjanjian San Francisco.
AS percaya dokumen-dokumen ini tidak mengatakan Taiwan harus menjadi milik China.
AS juga mengatakan China ingin mengisolasi Taiwan di komunitas internasional.
Menteri Luar Negeri Taiwan berterima kasih atas dukungan AS dan mengatakan Taiwan dan China tidak saling tunduk.
Pihak China menentang pernyataan AS.
Secara historis, setelah Perang Dunia II, Jepang melepaskan kedaulatan atas Taiwan tetapi tidak secara jelas menyatakan Taiwan milik siapa.
Saat ini, Taiwan memiliki pemerintah dan sistem demokrasi sendiri.
AS menyatakan akan terus mendukung Taiwan, mendukung perdamaian di Selat Taiwan, dan tidak ingin ada yang mengubah status quo dengan kekerasan.
AS juga akan mempertahankan kebijakan 'Satu China' tetapi akan tetap berhubungan dengan Taiwan.