má là tàng麻辣烫zài在rì běn日本zǒu hóng走红,chéng成liú xíng yǔ流行语hòu xuǎn候选
Baru-baru ini, camilan Cina yang paling populer di kalangan anak muda Jepang adalah Malatang.
Hidangan asal Sichuan ini kini juga menjadi kandidat untuk penghargaan "Kata Tren" di Jepang.
Ciri khas Malatang adalah rasa kebas dan pedas.
"Kebas" berasal dari rasa lada Sichuan yang membuat lidah terasa kesemutan; "pedas" berasal dari cabai yang membuat orang semakin ingin makan.
Saat makan Malatang, pelanggan dapat memilih bahan sendiri, seperti sayuran, daging, tahu, jamur, bihun, lalu memasukkannya ke dalam sup panas untuk dimasak.
Setiap orang bisa membuat rasa sesuai selera sendiri, cara ini sangat disukai oleh anak muda.
Alasan lain Malatang populer di Jepang adalah banyak orang suka mengambil foto.
Bahan yang berwarna-warni dan sup pedas terlihat sangat indah, banyak orang mengunggah foto ke media sosial.
Dengan cara ini, semakin banyak orang mengetahui dan ingin mencobanya.
Selain itu, Malatang mengandung banyak sayuran dan beberapa rempah obat.
Orang-orang merasa rasanya enak dan sehat, makan tanpa merasa terbebani.
Seseorang juga bisa dengan mudah makan sendiri tanpa harus memesan terlalu banyak bahan, sangat praktis.
Popularitas Malatang terus berlanjut.
Ini bukan hanya makanan, tapi juga menjadi gaya hidup baru bagi anak muda Jepang.
Melalui semangkuk Malatang, orang merasakan pesona cita rasa Cina.