fēi zhōu非洲nián qīng年轻rén kǒu人口de的lì liàng力量
Di Jepang, banyak orang yang sudah tua, pemerintah telah melakukan banyak hal untuk orang tua, seperti transportasi yang nyaman dan layanan kesehatan.
Afrika berbeda dengan Jepang, Afrika memiliki banyak orang muda.
Pada tahun 2050, Afrika akan memiliki banyak anak-anak dan orang muda.
Orang muda memiliki banyak kekuatan, dapat membuat masyarakat menjadi lebih baik.
Di Kenya dan Tunisia, orang muda menggunakan teknologi dan inovasi untuk membantu perkembangan negara.
Di Rwanda, pemerintah membantu orang muda mencari pekerjaan, pengangguran berkurang.
Namun, masih banyak anak-anak di Afrika yang tidak bisa bersekolah, terutama anak perempuan.
Banyak orang muda belum mempelajari keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja, sehingga tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan hanya bisa melakukan pekerjaan yang tidak aman.
Ada juga beberapa proyek bagus, misalnya di Ghana, pemerintah memungkinkan lebih banyak anak bersekolah SMA secara gratis.
Di Somalia, ada orang yang membantu orang muda belajar keterampilan baru dan juga peduli dengan kesehatan mereka.
Anak perempuan kadang menghadapi lebih banyak kesulitan, tapi mereka juga bisa membawa perubahan besar.
Membantu anak perempuan belajar dan bekerja bermanfaat bagi masyarakat.
Jika Afrika berinvestasi lebih banyak dalam pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan, orang muda bisa menjadi kekuatan negara.