yìn dù印度néng能wèi为AImèng xiǎng梦想tí gōng提供zú gòu足够néng yuán能源ma吗?
India dengan cepat mengadopsi kecerdasan buatan, dan pemerintah berharap menjadi yang terdepan di dunia dalam bidang ini.
Banyak perusahaan besar berencana membangun pusat data AI di India, yang membuat banyak orang bersemangat karena AI dapat menulis, memprogram, menganalisis data, serta membuat gambar dan video.
Namun, AI juga membawa masalah penting.
Pertama, banyak pekerjaan pemula mungkin akan berkurang, terutama pekerjaan baru di industri teknologi.
Kedua, pusat data AI harus berjalan terus-menerus, jadi membutuhkan banyak listrik dan banyak air untuk pendinginan.
Ambil contoh Andhra Pradesh, jika di masa depan dibangun pusat data AI besar di sana, mereka mungkin akan menggunakan listrik dalam jumlah sangat besar setiap tahun, bahkan mendekati atau melebihi konsumsi listrik tahunan saat ini di negara bagian tersebut.
Energi surya dan angin tidak stabil dan tidak bisa mendukung permintaan yang terus-menerus 24 jam ini sendirian, jadi perlu membangun sumber listrik yang lebih stabil.
India memiliki banyak talenta perangkat lunak dan data dalam jumlah besar, yang sangat membantu pengembangan AI.
Namun, saat mengejar peluang AI, India juga perlu mempertimbangkan dengan serius apakah pekerjaan, jaringan listrik, dan sumber daya air dapat menahan kecepatan perkembangan yang begitu cepat.