hé wǔ qì核武器dài lái带来de的gòng tóng共同wēi xiǎn危险
Setelah senjata nuklir muncul, orang-orang segera menyadari bahwa senjata ini bukan hanya senjata yang kuat, tetapi juga dapat membawa bencana bagi seluruh umat manusia.
Saat ini, sejumlah kecil negara di dunia memiliki banyak senjata nuklir dan terus meningkatkan pengeluaran untuk membuat serta memodernisasi senjata-senjata tersebut.
Pada saat yang sama, beberapa perjanjian internasional yang membatasi senjata nuklir telah tidak berlaku lagi, dan pemimpin beberapa negara bahkan secara terbuka mengancam negara lain dengan perang nuklir, sehingga bahaya terus meningkat.
Di masa lalu, banyak warga biasa, ilmuwan, dan organisasi masyarakat mengadakan kegiatan untuk menuntut pengurangan dan pelarangan senjata nuklir.
Tekanan publik mendorong beberapa pemerintah untuk menandatangani perjanjian dan juga membuat sebagian besar negara memilih untuk tidak membuat senjata nuklir.
Kemudian, kegiatan antinuklir secara bertahap melemah, sementara kekuatan yang mendukung perluasan persenjataan kembali menguat.
Meskipun Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengadopsi perjanjian untuk melarang senjata nuklir dan banyak negara menyatakan dukungan, sebagian besar negara yang memiliki senjata nuklir belum bergabung.
Tidak ada pemenang sejati dalam perang nuklir. Jika perang itu terjadi, kota-kota, lingkungan alam, dan tak terhitung banyaknya nyawa akan mengalami kerusakan serius.
Untuk mengurangi bahaya ini, negara-negara perlu berhenti mengancam, melanjutkan perundingan, dan melindungi keamanan melalui kerja sama, bukan perlombaan senjata.