lán zhōu兰州gōng jiāo chē公交车wèi shén me为什么bù不kāi开kōng tiáo空调?
Belakangan ini, beberapa bus di Lanzhou, Provinsi Gansu, menjadi bahan perbincangan masyarakat.
Pada musim panas yang sangat panas, beberapa pengemudi bus justru tidak mau menyalakan AC.
Ternyata, hal ini berkaitan dengan peraturan baru dari perusahaan bus.
Pada Maret tahun ini, perusahaan bus di Lanzhou mulai menerapkan peraturan baru.
Perusahaan menetapkan bahwa jika listrik dan gas yang digunakan bus melebihi standar, sebagian gaji pengemudi akan dipotong.
Awalnya, perusahaan berharap dapat menghemat energi dan mengurangi biaya melalui cara ini.
Namun, peraturan ini menimbulkan beberapa masalah.
Sebab, beberapa bus sudah cukup tua dan memang memerlukan lebih banyak listrik dan gas.
Pengemudi bus tua mendapati bahwa, sekeras apa pun mereka berusaha, gaji mereka tetap dipotong setiap bulan.
Saat musim panas, menyalakan AC akan membuat penggunaan listrik dan gas semakin banyak.
Agar gaji mereka tidak dipotong, banyak pengemudi terpaksa memilih untuk tidak menyalakan AC.
Akibatnya, bagian dalam bus menjadi sangat panas. Banyak penumpang merasa tidak nyaman dan menyampaikan ketidakpuasan mereka di internet.
Masyarakat berpendapat bahwa bus melayani warga, sehingga aturan perusahaan tidak seharusnya membuat penumpang dan pengemudi menderita.
Setelah berita ini dilaporkan, perusahaan bus menyadari masalah tersebut.
Mereka menyatakan bahwa niat awal perusahaan memang baik, tetapi dalam pelaksanaannya memang ada bagian yang tidak masuk akal.
Saat ini, perusahaan telah menangguhkan peraturan tersebut.
Dapat dimengerti bahwa perusahaan ingin mengurangi biaya, tetapi cara pengelolaannya harus lebih ilmiah dan juga perlu lebih mempertimbangkan karyawan serta penumpang.
Hanya dengan demikian, kepentingan pengemudi dapat dilindungi sekaligus semua orang dapat memperoleh pengalaman perjalanan yang nyaman.