gè dì各地fā发qián钱gǔ lì鼓励jié hūn结婚,xiào guǒ效果zěn me yàng怎么样?
Belakangan ini, beberapa daerah di Tiongkok memperkenalkan kebijakan baru yang memberikan uang kepada pasangan pengantin baru yang mendaftarkan pernikahan mereka, dengan harapan mendorong lebih banyak anak muda untuk menikah.
Di Kota Lüliang, Provinsi Shanxi, pasangan yang memenuhi syarat dapat langsung menerima hadiah uang tunai sebesar 1.500 yuan saat mendaftarkan pernikahan mereka.
Setelah kebijakan tersebut diberlakukan, jumlah orang yang mendaftarkan pernikahan di daerah itu meningkat secara nyata dibandingkan tahun lalu.
Selain Lüliang, Guangdong, Fujian, dan daerah lainnya juga telah memperkenalkan berbagai subsidi. Beberapa daerah bahkan memberikan bantuan untuk membeli rumah dan memiliki anak.
Namun, jika dilihat dari data nasional, situasinya tidak begitu optimistis.
Walaupun jumlah orang yang mendapatkan akta nikah meningkat di beberapa daerah, jumlah total pernikahan secara nasional kembali mulai menurun setelah sempat naik dalam waktu singkat.
Banyak anak muda mengatakan bahwa biaya hidup saat ini relatif tinggi. Membeli rumah, mengadakan pernikahan, dan membesarkan anak di masa depan semuanya membutuhkan banyak uang.
Meskipun senang dapat menerima subsidi, uang tersebut tetap jauh dari cukup untuk menghadapi pengeluaran hidup jangka panjang.
Banyak orang berpendapat bahwa orang tidak akan memutuskan untuk menikah hanya karena ada subsidi.
Para ahli mengatakan bahwa memberikan hadiah uang kepada pengantin baru menunjukkan kepedulian terhadap anak muda, tetapi mengandalkan pemberian uang saja sulit untuk mengubah cara pandang masyarakat secara mendasar.
Agar anak muda lebih bersedia menikah, diperlukan pula dukungan jangka panjang yang lebih besar dalam bidang perumahan, layanan pengasuhan anak, dan jaminan pekerjaan, sehingga tekanan hidup anak muda benar-benar dapat dikurangi.