shù zì数字méi tǐ媒体ràng让ní pō ěr尼泊尔nián qīng rén年轻人tuán jié团结qǐ lái起来
Baru-baru ini, pemuda Nepal bersatu melalui media sosial untuk menentang korupsi pemerintah.
Dulu, internet di Nepal belum berkembang, orang hanya bisa mendapatkan berita melalui televisi dan koran, sehingga banyak hal buruk tidak diketahui oleh publik.
Sekarang, semakin banyak orang memiliki ponsel dan akses internet, mereka dapat berbagi informasi di platform seperti Facebook, YouTube, dan TikTok.
Banyak pemuda mulai membuat video online untuk mengungkap tindakan tidak benar pemerintah.
Suatu kali, rekaman korupsi seorang menteri tersebar di internet, membuat orang sangat marah, dan menteri tersebut segera mengundurkan diri.
Kemudian, pemerintah memutuskan untuk menutup banyak platform sosial, hanya TikTok dan Viber yang masih bisa digunakan.
Banyak pemuda kehilangan pekerjaan dan tidak bisa menghubungi keluarga mereka.
Orang-orang melihat di TikTok bahwa anak-anak beberapa pejabat hidup dengan sangat mewah, dan mereka mulai bertanya, 'Dari mana uang ini berasal?'
Pemuda semakin tidak puas dan memutuskan untuk turun ke jalan melakukan protes.
Aksi protes dengan cepat membuat pemerintah lengser.
Cerita ini mengajarkan kita bahwa media digital dapat membantu orang lebih memahami masyarakat dan juga membantu menyatukan semua orang untuk mengubah negara.