zhōng guó中国bāng zhù帮助wū zī bié kè sī tǎn乌兹别克斯坦zhěng jiù拯救xián hǎi咸海
Laut Aral dulunya adalah danau terbesar keempat di dunia, tetapi sekarang sebagian besar telah berubah menjadi gurun.
Dulu orang menggunakan air sungai yang mengalir ke Laut Aral untuk menanam kapas, sehingga air danau semakin berkurang, dan kadar garam serta polusi di danau semakin meningkat.
Banyak orang menjadi sakit karena hal ini, dan lingkungan menjadi sangat buruk.
Uzbekistan sekarang bekerja sama dengan China untuk melindungi Laut Aral.
China memiliki banyak pengalaman dalam mencegah desertifikasi dan menghemat air, seperti teknologi irigasi tetes.
Irigasi tetes dapat mengirimkan air langsung ke akar tanaman, sehingga dapat menghemat banyak air.
China juga membawa banyak benih tanaman yang tahan garam dan tahan kekeringan untuk membantu memperbaiki tanah di sekitar Laut Aral.
China dan Uzbekistan juga menanam pohon bersama untuk mengurangi badai pasir.
Meskipun pemulihan Laut Aral membutuhkan waktu lama, bantuan China telah memberi orang harapan.