zhōng yuè中越lǐng dǎo rén领导人huì jiàn会见qīng nián青年dài biǎo代表:ràng让yǒu yì友谊dài dài xiāng chuán代代相传
Pada 15 April 2026, cuaca di Beijing hangat dan nyaman.
Pada hari itu, Presiden Tiongkok Xi Jinping dan pemimpin Vietnam To Lam bertemu di Balai Agung Rakyat.
Mereka bersama-sama bertemu perwakilan pemuda Tiongkok dan Vietnam yang mengikuti “Perjalanan Belajar Merah”.
Setahun yang lalu pada hari yang sama, kedua pemimpin itu bersama-sama meluncurkan program belajar ini.
Selama satu tahun terakhir, sudah lebih dari 1.000 pemuda Vietnam datang ke Tiongkok.
Mereka mengunjungi banyak situs bersejarah, mempelajari kisah para pemimpin generasi tua dari kedua negara, dan secara langsung merasakan pesatnya perkembangan modernisasi Tiongkok.
Dalam pertemuan itu, Presiden Xi Jinping menyampaikan tiga harapan kepada para pemuda.
Pertama, ia berharap para pemuda menghargai persahabatan mendalam antara Tiongkok dan Vietnam sebagai “kawan seperjuangan dan saudara”, serta meneruskan warisan revolusioner merah.
Kedua, ia mendorong para pemuda untuk berani berinovasi dan berkontribusi bagi kerja sama kedua negara.
Terakhir, ia berharap semua orang peduli pada perkembangan dunia dan bersama-sama berjuang demi masa depan umat manusia.
Presiden To Lam juga mengatakan bahwa pemuda adalah jembatan yang menghubungkan Tiongkok dan Vietnam.
Ia berharap pemuda kedua negara dapat lebih banyak belajar dan lebih banyak berkomunikasi agar saling memahami lebih dalam.
Suasana di tempat acara sangat hangat dan meriah. Lebih dari 300 perwakilan pemuda berbagi kesan bersama, bahkan secara spontan menyanyikan lagu secara paduan suara.
Seorang perwakilan pemuda Tiongkok mengatakan bahwa kegiatan ini membuatnya merasa sejarah bukan lagi sekadar tulisan di buku, melainkan perasaan nyata yang menghubungkan anak muda kedua negara.
Landasan persahabatan Tiongkok-Vietnam ada pada rakyat, dan masa depannya ada pada pemuda.
Pertemuan ini tidak hanya membuat hati para pemuda kedua negara semakin dekat, tetapi juga menyuntikkan vitalitas baru ke masa depan hubungan Tiongkok-Vietnam.
Selama para pemuda bergandengan tangan, persahabatan Tiongkok-Vietnam pasti akan terus diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi semakin baik.