zǒu lù走路liáo tiān聊天:ràng让xué xí学习gèng更zhēn shí真实
Sekarang, kecerdasan buatan dapat membantu siswa menulis esai, tetapi guru sulit mengetahui apakah siswa benar-benar memahaminya.
Cara yang baik adalah agar siswa dan guru berjalan sambil mengobrol bersama.
Dengan cara ini, siswa harus mengungkapkan ide mereka dengan kata-kata sendiri, dan guru dapat mengajukan pertanyaan untuk melihat apakah siswa benar-benar memahami.
Saat berjalan, otak menjadi lebih aktif, dan berpikir serta berbicara menjadi lebih baik.
Jika berjalan di taman atau tempat yang ada pohonnya, siswa akan lebih rileks dan lebih mudah berkonsentrasi.
Dulu, guru seperti Aristoteles juga suka mengajar sambil berjalan.
Berjalan sambil mengobrol bukan hanya belajar pengetahuan, tetapi juga memungkinkan lebih banyak komunikasi antara siswa dan guru, membangun kepercayaan.
Tidak semua orang bisa berjalan; beberapa orang bisa duduk dan mengobrol, atau berbicara di bawah sinar matahari.
Yang penting adalah semua orang bisa berpartisipasi.
Melalui metode ini, siswa tidak hanya belajar pengetahuan tetapi juga belajar berpikir dan mengungkapkan ide mereka, yang lebih berguna daripada hanya menulis esai.