xiāng gǎng香港qīng shào nián青少年yòng用liáo tiān聊天jī qì rén机器人xún qiú寻求xīn lǐ心理ān wèi安慰
Di Hong Kong, beberapa siswa SMP berbicara dengan chatbot ketika mereka merasa kesepian atau mengalami masalah.
Seorang gadis bernama Jessica, yang di-bully di sekolah, tidak ingin berbicara dengan keluarga atau teman, jadi dia memilih untuk berbicara dengan chatbot bernama 'Hoshino'.
Dia merasa chatbot itu menghiburnya dan juga memberikan saran yang membantu memperbaiki hubungannya dengan neneknya.
Gadis lain bernama Sarah juga suka berbagi perasaan dengan chatbot karena chatbot selalu membalas dengan cepat, membuatnya merasa dimengerti.
Beberapa ahli mengatakan chatbot tidak bisa menggantikan psikolog sungguhan, tapi mereka bisa memberikan kenyamanan bagi remaja.
Namun, terlalu bergantung pada chatbot bisa memengaruhi hubungan dengan keluarga.
Sekarang, ada perusahaan yang khusus membuat chatbot untuk pelajar, berharap bisa membantu lebih banyak remaja menjadi bahagia.
Meskipun chatbot tidak bisa menyelesaikan masalah sepenuhnya, terkadang mereka seperti teman baik yang tidak membocorkan rahasia dan selalu menemani.