ā fù hàn阿富汗nǚ jì zhě女记者de的wén zì文字wèi shén me为什么dǎ dòng打动le了zhōng guó中国dú zhě读者?
Jurnalis wanita Afghanistan, Hadiya, meninggalkan kampung halamannya untuk menghindari Taliban.
Dia menulis surat tentang kehidupan nyata dirinya dan banyak wanita Afghanistan lainnya, dan kemudian menerbitkan buku berjudul 'Surat dari Seorang Wanita Afghanistan'.
Dalam suratnya, dia mengatakan banyak wanita kehilangan pekerjaan dan kesempatan bersekolah, tidak bisa keluar rumah dengan bebas, dan tidak bisa berbicara dengan bebas.
Dia sendiri juga kehilangan pekerjaan dan kehidupan sebelumnya.
Pada tahun 2024, seorang jurnalis Tiongkok menerjemahkan isi ini, dan banyak pembaca Tiongkok sangat tergerak.
Beberapa orang membagikan kesan setelah membaca secara online, ada yang membantu mempromosikan buku ini, dan ada yang membawa buku itu ke Pakistan untuk memberikannya kepadanya.
Kemudian, buku ini terjual dengan baik, dan royalti membantu dia dan keluarganya memulai kehidupan baru di tempat baru.
Bagi banyak pembaca Tiongkok, ini bukan hanya cerita dari tempat yang jauh, tapi juga membuat mereka memikirkan tentang kebebasan, perdamaian, dan kekuatan perempuan.