「AIlóng xiā龙虾」bù néng不能“xiā yǎng瞎养”:guān fāng官方fā bù发布ān quán安全zhǐ nán指南
Baru-baru ini, program AI bernama OpenClaw sangat populer di Tiongkok, dan orang-orang dengan akrab menyebutnya "Lobster AI."
Program ini dapat membantu orang mengatur berkas, berdagang saham, bahkan membantu menghasilkan uang, seperti "karyawan digital" yang rajin.
Namun, jika tidak dipelihara dengan benar, asisten yang baik juga bisa menjadi masalah besar.
Untuk melindungi keamanan semua orang, Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok mengeluarkan rekomendasi penting pada 11 Maret.
Panduan ini disebut "Enam yang Harus dan Enam yang Tidak Boleh," intinya mengingatkan semua orang: jangan pernah memelihara lobster secara sembarangan.
Pihak resmi menyarankan agar semua orang pertama-tama menggunakan perangkat lunak resmi.
Harus mengunduh program terbaru dari situs resmi, jangan sembarangan menggunakan paket instalasi yang diberikan orang lain.
Kedua, harus mengontrol izin dengan ketat.
Lobster memang mampu, tapi tidak boleh diberi kekuasaan terlalu besar.
Terutama saat menghapus berkas atau mengirim data penting, harus diatur konfirmasi manual, tidak boleh bertindak sendiri.
Selain itu, perhatikan keamanan jaringan, jangan biarkan lobster terhubung langsung ke internet publik agar tidak dikendalikan peretas.
Saat mengunduh "paket keterampilan" baru juga harus sangat berhati-hati, jika pihak lain meminta memasukkan kata sandi, kemungkinan besar itu virus.
Para ahli mengingatkan, jika pengaturan izin tidak tepat, lobster bisa membocorkan privasi pribadi saat Anda tidak memperhatikan.
Beberapa pengguna sudah menemukan bahwa lobster kadang-kadang secara tidak sengaja menghapus berkas kantor penting.
Singkatnya, Lobster AI memang bisa membawa kemudahan, tapi keamanan selalu menjadi prioritas utama.
Jika Anda juga ingin memeliharanya, ingatlah: pelihara lobster secara ilmiah, keamanan adalah yang utama.