Tiongkok telah berinvestasi dalam banyak proyek energi hijau di Afrika, seperti pembangkit listrik tenaga surya dan pembangkit listrik tenaga air, membantu banyak daerah di Afrika mendapatkan listrik.
Tiongkok juga telah mendirikan dana khusus untuk mendukung pengembangan energi bersih di Afrika, seperti kendaraan energi baru, baterai lithium, dan produk tenaga surya.
Negara-negara Afrika perlu membayar kembali dengan minyak dan sumber mineral di masa depan, jika tidak dikelola dengan baik, bisa menimbulkan lebih banyak utang.
Beberapa orang khawatir bahwa kontrak pinjaman tidak cukup transparan, dan sumber daya digunakan untuk membayar utang, yang mungkin mempengaruhi perkembangan Afrika sendiri.
Para ahli berpendapat bahwa jika pinjaman digunakan dengan baik, dapat membantu kemajuan Afrika, tetapi jika dikelola dengan buruk, dapat membawa risiko.
Secara keseluruhan, pinjaman hijau Tiongkok telah memberikan lebih banyak listrik bagi Afrika, tetapi perhatian perlu diberikan pada masalah pengelolaan utang dan sumber daya.