nǐ你chī吃gòu够dàn bái zhì蛋白质le了ma吗?
Belakangan ini, banyak ahli mengajukan saran pola makan sehat: “kurangi minyak, tambah kacang-kacangan, dan tambah susu.”
Orang-orang menyadari bahwa banyak keluhan kesehatan kecil mungkin berkaitan dengan kurangnya asupan protein.
Apakah akhir-akhir ini Anda sering merasa sangat lelah?
Atau saat keramas, rambut rontok lebih banyak, dan kuku juga lebih mudah pecah?
Bahkan luka kecil pun bisa butuh beberapa hari untuk sembuh.
Banyak orang mengira ini karena “stres berat” atau “sudah tua”, padahal sebenarnya tubuh mungkin sedang memberi tahu Anda bahwa Anda perlu menambah protein.
Protein disebut sebagai “fondasi kehidupan”, dan organ, otot, serta daya tahan tubuh kita semuanya bergantung padanya.
Jika tidak cukup makan protein, tubuh akan bekerja lebih lambat dan lebih mudah sakit.
Jadi, apakah protein semakin banyak semakin baik?
Para ahli mengatakan bahwa protein memang penting, tetapi juga harus dikonsumsi secukupnya.
Profesor Ma Guansheng dari Universitas Peking menjelaskan bahwa protein dimetabolisme di hati.
Jika dikonsumsi terlalu banyak, beban pada hati dan ginjal akan meningkat.
Selain itu, kelebihan protein juga dapat menyebabkan hilangnya kalsium dalam tubuh dan memengaruhi kesehatan tulang.
Karena itu, pola makan yang sehat harus seimbang.
Para ahli menyarankan kita boleh sedikit lebih banyak makan produk kedelai dan susu, karena ini adalah “protein berkualitas tinggi”.
Dalam kehidupan sehari-hari, perhatikan perubahan pada tubuh dan penuhi nutrisi secara ilmiah agar tubuh tetap bertenaga.
Ingat, makan dengan baik bukan berarti makan banyak; memilih makanan yang tepat dan makan dalam jumlah yang pas adalah yang paling penting.