yán jiū研究fā xiàn发现zhōng wén中文AIhuí dá回答gèng更xiàng像guān fāng官方shuō fǎ说法
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa banyak chatbot kecerdasan buatan, saat belajar bahasa Mandarin, membaca banyak artikel dari media resmi pemerintah Tiongkok.
Jadi, ketika orang mengajukan pertanyaan politik dalam bahasa Mandarin, AI lebih mudah memberikan jawaban yang dekat dengan posisi resmi; jika pertanyaan yang sama diajukan dalam bahasa Inggris, jawabannya sering kali tidak sejelas itu.
Para peneliti juga menemukan bahwa beberapa ungkapan yang sering dipakai sumber resmi kadang bisa langsung dilanjutkan oleh AI, yang menunjukkan bahwa isi tersebut mungkin sudah masuk ke data pelatihan.
Penelitian itu juga mengatakan bahwa hal ini tidak hanya terjadi di Tiongkok: di negara-negara dengan kebebasan pers yang terbatas, AI juga lebih cenderung mendukung pemerintah saat menjawab dalam bahasa setempat.
Para ahli mengingatkan bahwa ke depan akan semakin banyak orang memakai AI untuk mencari informasi, jadi perusahaan AI sebaiknya lebih terbuka tentang asal data pelatihan mereka, dan juga memeriksa apakah jawaban dalam berbagai bahasa sudah adil dan dapat dipercaya.