là yuè腊月èr shí liù二十六:dùn ròu炖肉de的xiāng wèi香味lǐ里yǒu有nián wèi年味
Tanggal 26 Desember telah tiba.
Jika kamu berjalan di gang-gang kecil di Tiongkok pada waktu ini, kamu pasti akan mencium aroma daging yang menggoda.
Pada hari ini, ada tradisi penting di masyarakat Tiongkok yang disebut 'merebus daging babi', juga dikenal sebagai 'menyembelih babi dan memotong daging Tahun Baru'.
Dulu, daging babi adalah makanan yang sangat berharga, dan keluarga biasa jarang makan daging.
Semua orang bekerja keras memelihara babi gemuk selama setahun, dan baru pada tanggal 26 Desember mereka menyembelihnya.
Mereka menyimpan sebagian untuk dimakan saat Tahun Baru, sisanya dijual untuk mendapatkan uang.
Daging yang dimakan selama periode Tahun Baru disebut 'daging Tahun Baru'.
Orang-orang paling suka membuatnya menjadi daging rebus kecap karena warna merah cerahnya melambangkan kehidupan yang makmur di tahun baru.
Selain menyiapkan daging, pada hari ini orang juga membersihkan 'dalam dan luar'.
Mereka membersihkan setiap sudut rumah, menghilangkan debu tahun lalu dan juga hal-hal yang tidak menyenangkan.
Pada saat yang sama, pasar menjadi sangat ramai.
Orang-orang sibuk membeli rokok, minuman keras, ikan, dan petasan; setiap orang membawa barang-barang Tahun Baru yang penuh di tangan mereka dengan senyum bahagia di wajah.
Mulai hari ini, suasana Tahun Baru benar-benar terasa kental.
Sepanci daging rebus yang mengepul dan harum itu bukan hanya untuk mengisi perut, tapi juga untuk menghargai kerja keras selama setahun.
Itu memberi tahu setiap orang: tahun lama akan segera berakhir, dan kehidupan baru yang indah sedang perlahan-lahan dimasak dalam panci.