mǎi买tóng yàng同样shāng pǐn商品jià gé价格què却bù tóng不同yǐn fā引发guān zhù关注
Belakangan ini, banyak orang menemukan bahwa saat berbelanja online, memesan makanan, atau memesan hotel, jumlah akhir yang harus dibayar bisa berbeda meskipun produknya benar-benar sama, jika dilihat menggunakan ponsel yang berbeda.
Fenomena ini telah menarik perhatian luas.
Penyelidikan menemukan bahwa banyak platform online mulai memainkan “permainan kupon” yang baru.
Dulu, platform mungkin langsung menampilkan harga yang lebih tinggi kepada pengguna lama. Sekarang, meskipun harga asli produk terlihat sama, platform memberikan kupon dengan nilai yang berbeda kepada orang yang berbeda.
Pengguna baru atau akun yang jarang digunakan sering kali bisa mendapatkan kupon bernilai besar. Sebaliknya, pengguna lama yang sering menggunakan layanan atau anggota premium justru mendapat diskon lebih sedikit dan harus membayar lebih mahal untuk barang yang sama.
Selain layanan pesan-antar makanan, situasi seperti ini juga sering muncul dalam aplikasi pemesanan hotel dan transportasi online.
Terkadang, pengguna hanya perlu melihat kamar yang sama beberapa kali dalam waktu singkat, lalu harganya langsung naik.
Saat menghadapi pertanyaan dari konsumen, layanan pelanggan di banyak platform hanya menjelaskan bahwa promosi diberikan “secara acak oleh sistem”.
Para ahli mengatakan bahwa penggunaan algoritma untuk menetapkan harga yang berbeda bagi orang yang berbeda sebenarnya melanggar hak-hak konsumen yang sah.
Meskipun undang-undang terkait sudah dengan jelas melarang praktik ini, metode perhitungan platform sangat rumit sehingga konsumen sulit menemukannya dan memperjuangkan hak mereka.
Para ahli menyarankan agar platform online besar secara proaktif mengungkapkan aturan penetapan harga dan promosi mereka, serta membangun lingkungan yang adil dan transparan agar semua orang dapat berbelanja dengan tenang.