zhōng guó中国yī一kuǎn款míng wèi名为“sǐ死le了me么”de的Appyǐn qǐ引起guān zhù关注
Baru-baru ini, sebuah aplikasi ponsel dari China bernama 'Sudah Mati?' menjadi topik hangat di internet.
Aplikasi ini menempati peringkat pertama di daftar aplikasi berbayar di Apple App Store.
Fungsi aplikasi ini sangat sederhana, terutama dirancang sebagai alat keamanan untuk orang yang tinggal sendiri.
Setelah mengunduh, pengguna perlu mengatur kontak darurat dan melakukan 'check-in' setiap hari di dalam aplikasi.
Jika pengguna tidak melakukan check-in selama dua hari berturut-turut, sistem akan secara otomatis mengirim email ke kontak darurat pada hari ketiga untuk mengingatkan mereka memeriksa kondisi pengguna.
Tim pengembang aplikasi ini hanya terdiri dari tiga orang, semuanya lahir setelah tahun 1995.
Mereka mengatakan bahwa di kota-kota besar saat ini banyak orang muda yang tinggal sendiri, dan jika terjadi kecelakaan di rumah, mungkin tidak ada yang tahu.
Untuk mengatasi masalah sosial ini, mereka mengembangkan perangkat lunak ringan ini.
Dilaporkan bahwa biaya pengembangan aplikasi ini hanya sedikit lebih dari 1.000 yuan RMB.
Ada banyak diskusi online tentang nama aplikasi ini.
Beberapa orang merasa nama 'Sudah Mati?' terdengar kurang beruntung dan menyarankan untuk mengubahnya menjadi 'Masih Hidup?'.
Namun pengembang percaya bahwa kematian adalah sesuatu yang harus dihadapi setiap orang, dan menghadapi kematian dapat membantu orang lebih menghargai kehidupan.
Saat ini, dengan peningkatan jumlah unduhan yang besar, aplikasi ini mulai menghasilkan keuntungan.
Pengembang berencana menambahkan fitur notifikasi SMS di masa depan dan berharap dapat menarik lebih banyak investasi untuk meningkatkan layanan.
Popularitas aplikasi ini mencerminkan perhatian masyarakat modern terhadap masalah keamanan bagi mereka yang tinggal sendiri dan juga memicu refleksi tentang kehidupan dan kematian.