bái gōng白宫gōng bù公布xīn新de的wǎng luò ān quán网络安全zhàn lüè战略
Gedung Putih mengumumkan strategi keamanan siber baru, mengatakan Amerika Serikat akan melindungi dunia maya dengan lebih kuat dan akan menggunakan pendekatan yang lebih proaktif terhadap peretas asing dan kejahatan siber.
Dokumen tersebut menyebutkan bahwa serangan siber dapat memengaruhi pemerintah, perusahaan, dan infrastruktur penting seperti listrik, transportasi, dan komunikasi.
Strategi ini memiliki enam fokus utama: membuat pelaku serangan membayar harga yang lebih tinggi; memperjelas peraturan keamanan siber; memperbarui sistem komputer pemerintah federal; melindungi infrastruktur kritis; mempertahankan keunggulan dalam teknologi baru seperti AI dan komputasi kuantum; serta mengembangkan lebih banyak talenta keamanan siber.
Gedung Putih juga menekankan perlunya mencegah beberapa negara menggunakan teknologi digital untuk pengawasan dan sensor yang memengaruhi kebebasan berbicara.
Pejabat AS sering melihat China sebagai salah satu ancaman utama, percaya bahwa kelompok peretas melakukan kegiatan spionase siber.
AS juga mengatakan akan bekerja sama dengan sekutu, menggunakan diplomasi, tindakan bersama, dan sanksi untuk menanggapi serangan jahat, serta memperingatkan bahwa mereka yang menyerang AS akan menghadapi konsekuensi serius.