2026shì jiè rén gōng zhì néng dà huì世界人工智能大会:kē jì科技lián jiē连接quán qiú全球
Pada 20 Juli, Konferensi Kecerdasan Buatan Dunia berakhir di Shanghai.
Konferensi ini tidak hanya menampilkan teknologi canggih, tetapi juga menarik perwakilan dari lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Semua orang berkumpul untuk membahas masa depan kecerdasan buatan dan kerja sama.
Tahun ini, skala konferensi sangat besar, dengan lebih dari 1.100 perusahaan dari dalam dan luar Tiongkok membawa lebih dari 3.000 produk pameran baru.
Namun, pemandangan yang paling sering terlihat di lokasi bukanlah orang-orang melihat produk pameran, melainkan saling bertukar kontak.
Misalnya, seorang peserta dari Italia secara kebetulan bertemu dengan sebuah perusahaan Tiongkok. Setelah berbicara lebih dari sepuluh menit, mereka mulai merencanakan bagaimana membawa teknologi itu ke Eropa.
Ada juga orang yang membuat grup obrolan di lokasi, dan segera terkumpul lebih dari 300 pengusaha rintisan, investor, dan pelajar dari berbagai negara.
Orang-orang datang ke konferensi bukan hanya untuk melihat teknologi tinggi, tetapi juga untuk menyelesaikan masalah nyata.
Seorang perwakilan dari Kenya mengatakan bahwa banyak wilayah di Afrika sangat bergantung pada pertanian. Jika kecerdasan buatan dapat digunakan untuk memprediksi cuaca dan mendeteksi kondisi tanah, itu akan sangat membantu masyarakat.
Agar semua orang di dunia dapat menggunakan teknologi baru secara adil, 29 negara dari Asia, Afrika, Eropa, dan wilayah lainnya menandatangani perjanjian di konferensi tersebut dan bersiap membentuk “Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Buatan Dunia”.
Tiongkok juga menyatakan bersedia berbagi pengalaman dengan dunia dan membantu negara-negara berkembang maju bersama.
Perkembangan kecerdasan buatan sedang mengubah dunia.
Konferensi ini menghubungkan perusahaan besar dan tim kecil, serta kebutuhan dan teknologi dari berbagai negara.
Seperti yang dikatakan salah satu peserta, sulit bagi satu pihak saja untuk mencapai hal besar. Hanya dengan saling bekerja sama, kecerdasan buatan benar-benar dapat memberi manfaat bagi seluruh umat manusia.