xiāng gǎng香港huǒ zāi火灾zhōng中shí míng十名wài jí外籍jiā zhèng家政gōng rén工人yù nàn遇难,xìng cún zhě幸存者miàn lín kùn nán面临困难
Pada bulan November tahun lalu, terjadi kebakaran di sebuah kawasan pemukiman di Tai Po, Hong Kong, yang menyebabkan 160 orang meninggal, termasuk sepuluh pekerja rumah tangga asing.
Sebagian besar dari mereka berasal dari Indonesia dan Filipina.
Saat kebakaran terjadi, beberapa pekerja tetap tinggal untuk melindungi majikan mereka dan akhirnya tidak pergi.
Banyak keluarga korban sangat sedih karena mereka adalah penopang ekonomi keluarga.
Setelah kebakaran, keluarga harus menunggu lama untuk mengonfirmasi identitas kerabat mereka dan menghadapi biaya pemakaman yang tinggi.
Pemerintah Hong Kong akan memberikan kompensasi kepada keluarga korban, tetapi mereka khawatir apakah uang itu akan diterima tepat waktu.
Pekerja rumah tangga yang selamat juga sangat sedih, tetapi mereka harus segera kembali bekerja, beberapa bahkan kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal.
Banyak orang berharap mendapatkan lebih banyak bantuan, seperti mengirim kerabat mereka pulang lebih cepat atau memiliki kondisi tempat tinggal yang lebih baik.
Semua orang berharap masyarakat dapat lebih peduli dan mendukung para pekerja rumah tangga asing ini.