fù qīn jié父亲节hé和tā它bèi hòu背后de的yīn yǐng阴影
Setiap bulan Juni, banyak tempat merayakan Hari Ayah.
Iklan sering menampilkan sosok ayah yang hangat: ia melindungi keluarga, bekerja keras, dan mencintai anak-anaknya.
Banyak ayah memang sangat baik dan layak berterima kasih.
Namun, untuk waktu yang sangat lama, masyarakat Barat memandang ayah sebagai orang yang paling berkuasa di keluarga, dan ibu serta anak-anak sering harus menuruti dia.
Pada masa itu, memukul anak sering dianggap sebagai “pendidikan,” dan kekerasan di rumah juga sering dianggap sebagai “urusan keluarga” yang tidak ingin diurus orang luar.
Kemudian, para dokter dan peneliti menemukan bahwa banyak anak terluka di rumah, dan kadang-kadang orang yang menyakiti mereka adalah orang dewasa yang merawat mereka.
Orang-orang juga perlahan memahami bahwa menyakiti bukan hanya memukul, tetapi juga memaki, mempermalukan, mengabaikan anak dalam waktu lama, bahkan kekerasan seksual di dalam keluarga.
Hal-hal ini dapat membuat anak takut, dan juga dapat memengaruhi kehidupan mereka saat dewasa.
Sekarang, semakin banyak orang berpendapat bahwa ayah yang baik bukan hanya yang suka memberi perintah, tetapi yang merawat, menemani, dan menghormati anak-anaknya.
Merayakan Hari Ayah itu baik, tetapi yang lebih penting adalah melindungi anak-anak dan menjadikan rumah benar-benar tempat yang aman dan hangat.