zhōng guó中国xīn jiāng新疆“guó jiā mì mì国家秘密”guī dìng规定yǐn fā引发rén quán人权dān yōu担忧
Aturan baru tentang “rahasia negara” di Xinjiang, China, kini mulai diberlakukan.
Banyak orang khawatir hal ini akan membuat kontrol informasi di daerah itu semakin ketat.
Suku Uighur terutama tinggal di Xinjiang, di barat laut China, dan mereka memiliki bahasa, budaya, dan agama sendiri.
Selama bertahun-tahun, Xinjiang telah memiliki pengelolaan keamanan dan pengawasan yang sangat ketat.
Aturan baru ini memasukkan banyak hal ke dalam kategori “rahasia”, bukan hanya informasi pemerintah dan militer, tetapi juga mungkin mencakup hal-hal yang berkaitan dengan politik, ekonomi, sains dan teknologi, serta kehidupan sosial.
Akibatnya, percakapan sehari-hari, kegiatan keagamaan, ekspresi budaya, bahkan mengirim pesan di internet pun bisa diperiksa lebih ketat.
Aturan ini juga mewajibkan organisasi tingkat akar rumput, komunitas, dan unit kerja untuk ikut serta dalam pengelolaan, serta menggunakan kecerdasan buatan dan big data untuk memantau informasi.
Para pengkritik mengatakan ini akan membuat orang semakin takut berbicara dan semakin sulit bagi dunia luar untuk memahami situasi sebenarnya di Xinjiang.
Hal ini juga akan membuat komunitas internasional lebih sulit menilai fakta saat membahas isu hak asasi manusia di Xinjiang, karena kurangnya informasi publik.