yìn dù印度zuì gāo fǎ yuàn最高法院yāo qiú要求guī fàn规范xǐ jù喜剧yǎn yuán演员hé和wǎng hóng网红de的yán lùn言论
Pada Agustus 2025, Mahkamah Agung India mengeluarkan putusan penting terkait komedian dan selebriti internet.
Beberapa komedian diminta untuk meminta maaf secara terbuka karena membuat lelucon yang menyakiti penyandang disabilitas dalam acara YouTube.
Pengadilan juga meminta pemerintah untuk membuat aturan baru yang mengatur konten online, terutama video yang dibuat untuk menghasilkan uang.
Pengadilan mengatakan semua orang memiliki kebebasan berekspresi, tetapi tidak boleh merendahkan martabat orang lain.
Saat ini, budaya komedi online dan influencer sangat populer di India, namun beberapa orang merasa lelucon tersebut berlebihan.
Beberapa mendukung keputusan pengadilan karena dianggap melindungi kelompok rentan, sementara yang lain khawatir hal ini akan mempengaruhi kebebasan berkarya.
Putusan ini memulai diskusi tentang bagaimana konten online harus diatur agar ada kebebasan sekaligus tanggung jawab.