quán guó全国tuī guǎng推广pǔ tōng huà普通话xuān chuán宣传zhōu周kāi shǐ开始la啦!
Dari tanggal 15 hingga 21 September, Minggu Promosi Bahasa Mandarin Nasional ke-28 sedang berlangsung di seluruh negeri.
Tahun ini sudah yang ke-28 kalinya.
Tema tahun ini adalah 'Memperkuat promosi bahasa dan tulisan nasional yang umum, serta mendorong penguatan kesadaran komunitas bangsa Tionghoa.'
Singkatnya, diharapkan lebih banyak orang bisa berbicara Bahasa Mandarin dengan baik, sehingga komunikasi menjadi lebih lancar dan masyarakat lebih bersatu.
Selama minggu ini, ada banyak kegiatan di seluruh negeri.
Sekolah mengadakan lomba membaca dan pembacaan karya klasik, perpustakaan mengadakan sesi berbagi bacaan, dan komunitas mengorganisir permainan kecil seperti lidah-lidah, tebak-tebakan kata, dan lain-lain.
Beberapa sekolah bahkan mengundang penguji untuk membantu siswa berlatih pengucapan dan meningkatkan kemampuan ekspresi mereka.
Banyak orang merasa bahwa berbicara Bahasa Mandarin dengan baik sangat membantu dalam belajar, bekerja, dan kehidupan sehari-hari.
Misalnya, siswa lebih mudah menunjukkan diri saat wawancara, dan orang yang bekerja di luar daerah bisa berkomunikasi dengan lebih mudah.
Bahasa Mandarin semakin menjadi alat yang penting dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, ada juga pendapat berbeda.
Mereka khawatir jika hanya menekankan Bahasa Mandarin, beberapa bahasa daerah dan dialek mungkin akan diabaikan secara bertahap.
Bagaimana mempromosikan Bahasa Mandarin sekaligus melindungi budaya dialek adalah masalah yang perlu dipikirkan di masa depan.
Secara keseluruhan, minggu promosi ini tidak hanya menunjukkan hasil promosi Bahasa Mandarin, tetapi juga membuat orang berpikir tentang pentingnya keberagaman bahasa.
Sementara Bahasa Mandarin mempromosikan komunikasi, budaya dialek juga perlu dilindungi.