yī fāng一方yǒu有nán难,bā fāng八方zuò fàn做饭:bào yǔ暴雨zhōng中de的wēn nuǎn温暖
Baru-baru ini, Guangxi, Tiongkok, dilanda hujan deras dan banjir yang parah.
Orang-orang di seluruh negeri memperhatikan situasi di daerah terdampak bencana.
Ada pepatah lama di Tiongkok yang berbunyi, “Satu pihak mengalami musibah, bantuan datang dari delapan penjuru.” Artinya, jika satu tempat mengalami kesulitan, orang-orang dari segala arah akan datang membantu.
Baru-baru ini, muncul ungkapan baru di internet: “Satu pihak mengalami musibah, delapan penjuru memasak.”
Setelah bencana terjadi, selain tim penyelamat profesional, banyak orang biasa juga datang ke Guangxi dari berbagai أنحاء negeri.
Mereka mendirikan kuali besar di tempat terbuka dan memasak makanan hangat untuk para petugas penyelamat dan warga yang terdampak.
Misalnya, para relawan dari Henan membawa banyak bahan dan membuat mi kuah panas untuk semua orang; para relawan dari Shandong membuat daging semur yang lezat; dan para dermawan dari Xinjiang juga membuat nasi tangan yang harum.
Hidangan dari seluruh penjuru negeri berkumpul di sini.
Orang-orang yang memasak ini tidak ingin terkenal. Mereka hanya punya satu pikiran sederhana: “Biarkan para petugas penanggulangan bencana dan para korban sama-sama bisa makan makanan hangat dan menghangatkan perut.”
Selain memasak, banyak orang juga memberikan bantuan dengan cara lain.
Ada yang mengirim makanan dan air bersih sepanjang malam; ada yang mengendarai sepeda motor untuk mengantarkan obat-obatan dan susu bubuk ke desa-desa yang sulit dijangkau.
Warga setempat juga secara sukarela mengeluarkan hasil panen mereka sendiri dan membagikannya kepada semua orang.
Bencana memang membuat orang sedih, tetapi pemandangan saling membantu membuat hati terasa hangat.
Tindakan baik dari tak terhitung banyaknya orang biasa telah berkumpul menjadi kekuatan yang besar.
“Satu pihak mengalami musibah, delapan penjuru memasak” bukan hanya mencerminkan pentingnya makan makanan hangat, tetapi juga menunjukkan semangat orang-orang untuk bersatu.
Badai dan hujan pada akhirnya akan berlalu, dan kisah-kisah hangat ini akan diingat oleh semua orang.