é luó sī俄罗斯zǒng tǒng总统pǔ jīng普京fǎng wèn访问zhōng guó中国
Pada 19 Mei 2026, Presiden Rusia Putin tiba di Beijing dan memulai kunjungan ke Tiongkok.
Kunjungan ini dilakukan atas undangan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
Sebelum berangkat, Putin menyampaikan pidato video.
Ia mengatakan bahwa ia sangat senang bisa datang ke Tiongkok lagi.
Ia mengatakan bahwa hubungan antara Rusia dan Tiongkok saat ini sangat baik, dan ia penuh keyakinan terhadap masa depan kedua negara.
Saat ini, nilai perdagangan bilateral kedua negara telah melampaui 200 miliar dolar AS.
Kedua pihak tidak hanya bekerja sama dalam bidang ekonomi, tetapi juga memiliki banyak pertukaran di bidang budaya dan pendidikan.
Tahun ini adalah tahun yang istimewa bagi Tiongkok dan Rusia, karena merupakan tahun peringatan hubungan kerja sama penting antara kedua negara.
Selain kerja sama antar pemerintah, pertukaran antar masyarakat kedua negara juga semakin banyak.
Sebuah survei terbaru menemukan bahwa lebih dari 60 persen anak muda Rusia dan Tiongkok berharap dapat bepergian ke negara masing-masing di masa depan.
Sekarang, perjalanan antara kedua negara semakin mudah, dengan banyak penerbangan setiap hari dan kebijakan bebas visa.
Hal ini memberi lebih banyak kesempatan bagi anak muda kedua negara untuk saling mengenal.
Dalam kunjungan ini, para pemimpin kedua negara akan membahas banyak isu penting dan berencana menandatangani perjanjian kerja sama baru.
Tiongkok dan Rusia sama-sama merupakan negara besar yang penting di dunia. Menjaga hubungan yang stabil dan bersahabat tidak hanya bermanfaat bagi rakyat kedua negara, tetapi juga sangat berpengaruh terhadap perdamaian dan pembangunan dunia.
Karena itu, kunjungan ini mendapat perhatian dari seluruh dunia.